Home / Ciri-Ciri Serangan Jantung pada Pria dan Wanita, Apa Bedanya?
October 1, 2024 • Blog
Serangan jantung bisa datang tanpa peringatan. Ia tidak mengenal waktu, tempat, atau siapa yang menjadi korbannya. Itulah sebabnya, memahami ciri-ciri serangan jantung sejak awal sangat penting. Dengan mengenali gejala yang muncul, kamu bisa segera bertindak, karena setiap detik begitu berharga dalam kondisi darurat ini.
Di Indonesia sendiri, serangan jantung masih menjadi penyebab utama kematian. Banyak kasus terlambat ditangani karena penderita maupun orang di sekitarnya tidak menyadari gejala yang sedang terjadi. Kalau kamu tahu tandanya, peluang untuk menyelamatkan nyawa akan jauh lebih besar.

Ketika serangan jantung terjadi, aliran darah menuju otot jantung terhambat. Penyumbatan pada pembuluh darah koroner sering kali disebabkan oleh penumpukan plak akibat kolesterol. Bayangkan jantung seperti mesin yang terus bekerja tanpa henti. Jika aliran bahan bakar tiba-tiba berhenti, mesin itu akan melemah bahkan bisa berhenti sepenuhnya.
Akibat dari terhambatnya aliran darah adalah otot jantung kekurangan oksigen. Dalam hitungan menit, kerusakan bisa terjadi. Jika tidak segera mendapatkan pertolongan medis, risikonya akan semakin besar. Karena itu, kecepatan dalam mengenali tanda-tanda awal adalah kunci untuk menyelamatkan nyawa.
Banyak hal bisa meningkatkan peluang terjadinya serangan jantung. Tekanan darah tinggi dan kolesterol menjadi dua penyebab yang paling sering. Saat pembuluh darah melemah dan dipenuhi plak, aliran darah jadi semakin sempit. Kondisi ini membuat kerja jantung lebih berat dari seharusnya.
Gaya hidup sehari-hari juga berperan besar. Merokok, jarang olahraga, pola makan yang tidak seimbang, hingga stres yang tidak terkendali menjadi pemicu serius. Bahkan diabetes dan obesitas pun terbukti memperbesar kemungkinan seseorang mengalami serangan jantung.
Semakin kamu memahami faktor risiko, semakin besar peluangmu untuk melakukan pencegahan. Itu sebabnya, penting menjaga kesehatan sejak dini sebelum terlambat.
Tanda paling umum dari serangan jantung adalah nyeri dada. Rasa sakit biasanya terasa seperti ditekan benda berat, menusuk, atau menjalar ke bagian lain tubuh. Sensasi ini bisa bertahan beberapa menit atau hilang timbul tanpa alasan jelas.
Sesak napas juga menjadi ciri yang tidak boleh diabaikan. Kadang ia muncul bersamaan dengan nyeri dada, kadang datang lebih dulu. Kamu merasa seperti kehilangan udara, padahal tidak sedang beraktivitas berat.
Gejala lain yang sering terjadi adalah rasa sakit yang menjalar ke lengan, rahang, leher, atau punggung. Tidak jarang penderita juga mengalami mual, muntah, keringat dingin, atau kepala terasa berputar. Hal-hal seperti ini sering disalahartikan sebagai masalah ringan, padahal bisa jadi sinyal darurat dari tubuh.
Gejala yang muncul pada wanita sering kali berbeda dan lebih samar. Tidak selalu ada nyeri dada yang kuat, melainkan rasa lelah berlebihan, pusing, nyeri di rahang, atau bahkan hanya ketidaknyamanan di punggung. Karena lebih halus, gejala ini sering diabaikan atau dianggap sebagai sakit biasa.
Itulah sebabnya banyak kasus pada wanita terlambat ditangani. Dengan menyadari bahwa tanda serangan jantung tidak selalu sama dengan yang dialami pria, kamu bisa lebih waspada. Apalagi jika ada riwayat penyakit jantung dalam keluarga, kewaspadaan harus lebih tinggi lagi.
Jika kamu atau orang terdekat merasakan gejala yang mencurigakan, segera cari bantuan medis. Jangan tunggu gejala mereda atau menunggu "sebentar lagi". Waktu yang terbuang bisa berakibat fatal.
Sambil menunggu pertolongan, penderita bisa diberikan aspirin untuk dikunyah jika tidak memiliki alergi. Cara ini membantu mengurangi risiko pembekuan darah yang lebih parah. Bila orang yang terkena serangan jantung kehilangan kesadaran, lakukan resusitasi jantung paru (CPR) sampai tenaga medis tiba.
Menghadapi kondisi ini memang menakutkan, tetapi dengan penanganan cepat, peluang untuk selamat akan jauh lebih besar.
Meski terlihat menakutkan, kabar baiknya adalah serangan jantung bisa dicegah. Menjaga pola makan seimbang, menghindari rokok, rutin berolahraga, dan mengelola stres adalah langkah sederhana yang sangat berarti. Perubahan kecil dalam gaya hidup bisa menurunkan risiko secara signifikan.
Pemeriksaan kesehatan rutin juga penting. Mengecek tekanan darah, kadar kolesterol, dan gula darah bisa membantu mendeteksi risiko sejak dini. Dengan begitu, kamu bisa melakukan langkah pencegahan sebelum masalah lebih serius muncul.
Mencegah memang selalu lebih baik daripada mengobati. Dengan perhatian pada kesehatan sehari-hari, kamu bukan hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga memberi ketenangan pada keluarga yang mencintaimu.
Jangan abaikan ciri ciri serangan jantung. Semakin cepat kamu mengenalinya, semakin besar kesempatan untuk menyelamatkan nyawa. Tapi menjaga kesehatan juga penting agar terhindar dari risiko ini.
Temukan inspirasi hidup sehat dan promo menarik seputar produk perawatan tubuh hingga kesehatan di DOKU.Promo. Kunjungi juga halaman Health & Beauty untuk mendapatkan berbagai penawaran spesial yang bisa mendukung gaya hidup sehatmu setiap hari.
Share Ciri-Ciri Serangan Jantung pada Pria dan Wanita, Apa Bedanya?

Mau liburan ke luar negeri anti-ribet? QRIS Cross Border bikin traveling makin mudah, tinggal scan QR di luar negeri tanpa ribet tukar uang asing!

Intip estimasi biaya liburan hemat ke Thailand dengan itinerary, tips bawa uang seperlunya, dan kemudahan transaksi lewat QRIS Cross-Border.

Zaman semakin canggih, tren transaksi digital makin digemari! Temukan tren transaksi digital di Indonesia yang bikin cara bayar makin cepat dan mudah.

Bulan Ramadan sebentar lagi! Cek jadwal libur puasa dan Lebaran 2026, plus ide promo Ramadan & cara pembayaran digital yang aman dan praktis.

Mau belanja online tapi ragu-ragu? Ketahui cara menjaga keamanan transaksi digital agar belanja dan pembayaran tetap aman untuk menghindari penipuan!
Promo
#GENIT
Perusahaan
Bantuan
Promo
#GENIT
Perusahaan
Bantuan