Home / Sobat, Tahu Gak sih Apa itu "Sandwich Generation"?

Sobat, Tahu Gak sih Apa itu "Sandwich Generation"?

May 13, 2024Blog

Sobat, Tahu Gak sih Apa itu "Sandwich Generation"?

Pernah dengar istilah "sandwich generation"? Nggak, bukan tentang jenis roti lapis, tapi tentang posisi hidup yang bisa dibilang nge-press banget. Jadi begini, menurut para ahli, "sandwich generation" itu kayak posisi kamu lagi jadi roti lapis. Di atasnya, kamu punya tanggung jawab merawat orang tua yang makin tua, sementara di bawahnya, kamu juga punya tanggung jawab yang sama untuk merawat anak-anakmu. Jadi, bener-bener kayak jadi roti lapis gitu deh, ditumpukin tanggung jawab dari dua sisi.

Jenis-Jenis Sandwich Generation

Sebelum kita bahas lebih jauh, coba kita bedah jenis-jenis "sandwich generation". Pertama, ada yang namanya "Traditional Sandwich Generation". Mereka biasanya orang-orang di usia 30-an atau 40-an yang punya anak kecil, tapi juga harus merawat orang tua mereka yang menua.

Terus, ada juga yang disebut "Club Sandwich Generation". Nah, mereka ini biasanya lebih tua lagi, di usia 50-an atau 60-an. Mereka punya tanggung jawab untuk merawat orang tua mereka yang rentan, sementara juga harus merawat anak-anak yang masih muda. Jadi, kayak sandwich dengan banyak lapisan gitu deh!

Cara Menghadapi Sandwich Generation

Nah, sekarang kita mau bahas cara menghadapi tantangan jadi bagian dari "sandwich generation". Pertama, yang paling penting adalah jangan takut untuk minta bantuan. Kamu nggak harus jadi pahlawan yang bisa atasi semuanya sendiri. Cari dukungan dari keluarga, teman, atau bahkan profesional kalo perlu.

Kedua, atur prioritas dengan baik. Nggak mungkin bisa atasi semuanya sekaligus, Sob. Jadi, pilih yang paling penting dan fokuskan di situ dulu. Jangan sampe kebakaran jenggot gara-gara coba atasi semuanya sekaligus.

Selanjutnya, jangan lupakan dirimu sendiri. Ini penting banget, Sob! Merawat orang lain nggak berarti kamu harus mengabaikan dirimu sendiri. Ingat untuk tetap rawat kesehatan fisik dan mentalmu, dan luangkan waktu untuk istirahat dan melakukan hal-hal yang kamu suka.

Mencegah Generasi Selanjutnya dari Jadi Sandwich

Oke, kita udah bahas cara menghadapinya. Sekarang, mari kita lihat bagaimana cara mencegah generasi selanjutnya, yaitu anak-anak kita, dari jadi bagian dari "sandwich generation" juga. Pertama, ajari mereka tentang pentingnya merencanakan keuangan dengan bijak. Dorong mereka untuk menyimpan uang untuk masa depan, termasuk untuk kebutuhan darurat dan masa pensiun.

Selanjutnya, tunjukkan pada mereka betapa pentingnya membangun hubungan yang kuat dengan keluarga. Ini termasuk komunikasi terbuka dan dukungan satu sama lain di dalam keluarga. Ketika hubungan dalam keluarga baik, itu bisa membantu mengurangi beban saat ada masalah atau tantangan.

Terakhir, beri contoh tentang pentingnya merawat diri sendiri dan menetapkan batasan yang sehat dalam hubungan. Jangan biarkan mereka terjebak dalam perasaan harus melakukan semuanya sendiri. Ajari mereka untuk meminta bantuan ketika mereka membutuhkannya dan bahwa meminta bantuan itu bukanlah tanda kelemahan, tapi justru tanda keberanian.

Jadi, itulah dia, Sobat! "Sandwich generation" bisa jadi sesuatu yang nge-press, tapi bukan berarti nggak bisa dihadapi. Dengan cara yang tepat, kita bisa melalui ini dengan kepala tegak. Dan yang lebih penting lagi, kita bisa mengajarkan generasi selanjutnya agar mereka nggak perlu menghadapi situasi yang sama. Langkah kecil yang mungkin bisa membantu kamu sebagai sandwich generation yaitu dengan memanage keuangan dengan lebih baik. Kamu bisa memanfaatkan diskon ataupun promo agar tetap bisa berhemat. Yuk kepoin terus website doku.promo buat info terbaru dan promo menarik lainnya persembahan dari DOKU, perusahaan fintech pembayaran dan pionir payment gateway di tanah air bersama para merchant-merchantnya.

Share Sobat, Tahu Gak sih Apa itu "Sandwich Generation"?

DOKUPROMO
Categories
Topic
Ikuti DOKU Promo
Download DOKU e-Wallet

Syarat & Ketentuan  |  Kebijakan Privasi |  Bantuan

© 2016-2024 DOKUPROMO | Supported by DOKU: Perusahaan Teknologi Pembayaran, Pionir Payment Gateway.