Home / Menghadapi Quarter Life Crisis: Kamu Nggak Sendirian, Kok!
May 13, 2024 • Blog
Usia 20-an yang katanya bakal jadi masa paling seru, tiba-tiba rasanya stuck, bingung sama arah hidup, dan galau berat. Kalau kamu lagi merasakan ini, tarik napas dulu. Sobat DOKU nggak sendirian, kok. Ini adalah fase yang wajar dan banyak orang mengalami.
Kecemasan ini sering disebut sebagai quarter life crisis, yaitu momen ketika kita mulai mempertanyakan berbagai aspek kehidupan. Mulai dari soal karier, muncul rasa ragu, “Sebenernya ini jalur yang aku mau nggak, sih?”. Lalu makin berat ketika lihat teman-teman sudah naik level satu per satu, entah dapat kerjaan baru, naik jabatan, atau hidupnya terasa lebih tertata. Sementara kita? Rasanya kayak masih di titik yang sama, kayak jalan tapi nggak maju-maju. Wajar banget kalau itu bikin dada sesak, kepala penuh pertanyaan, dan bingung harus mulai dari mana.
Fase ini memang terasa unik sekaligus berat. Kita sudah bukan remaja lagi, tapi rasanya juga belum dewasa sepenuhnya. Tiba-tiba, ada banyak tuntutan, baik dari diri sendiri maupun dari lingkungan sekitar. Kita diharapkan sudah tahu mau jadi apa, punya karier yang stabil, mikirin masa depan, padahal kita sendiri mungkin masih meraba-raba.
Perasaan ini seringkali muncul karena kita ada di persimpangan jalan. Mau lanjut sekolah? Mau pindah kerja? Mau mulai bisnis? Atau mau nikah? Banyaknya pilihan ini, bukannya bikin senang, kadang malah bikin pusing dan merasa terisolasi. Apalagi kalau kita membuka media sosial, hidup orang lain kelihatannya mulus dan sempurna banget. Padahal, kita tidak pernah tahu apa yang sebenarnya mereka lalui di belakang layar.
Jadi, kalau kamu merasa bingung soal identitas diri, meragukan pilihan karier, atau bahkan merasa kesepian di tengah keramaian, itu wajar banget. Ini bukan berarti kamu gagal. Ini justru tanda kamu lagi bertumbuh dan sedang dalam proses mencari tahu apa yang sebenarnya penting buat hidupmu.
Hal pertama dan paling penting adalah: terima perasaan itu. Nggak apa-apa merasa galau, cemas, atau takut. Jangan malah menyalahkan diri sendiri atau pura-pura semuanya baik-baik saja. Akui saja, "Oh, gue lagi cemas, ya." Mengakui perasaan adalah langkah awal yang besar untuk bisa mengatasinya.
Coba ambil waktu sejenak untuk ngobrol sama diri sendiri. Bukan overthinking sampai nggak bisa tidur, ya. Tapi lebih ke refleksi yang jujur. Apa sih yang sebenarnya bikin kamu nggak bahagia saat ini? Apa hal-hal yang kamu cintai tapi sudah lama nggak kamu lakukan? Coba tulis semua di jurnal. Kadang, melihat apa yang kita rasakan dalam bentuk tulisan bisa bikin pikiran jadi jauh lebih jernih.
Kalau rasanya buntu, jangan ragu untuk cari bantuan. Ini bisa berarti curhat ke sahabat tepercaya atau anggota keluarga yang kamu rasa bisa support tanpa menghakimi. Kalau perasaan cemasnya sudah sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, mencari bantuan profesional seperti psikolog atau konselor itu adalah pilihan yang sangat bijak. Itu bukan tanda kamu lemah, tapi tanda kamu sayang dan peduli sama diri sendiri.
Di tengah semua kebingungan dan target hidup, kita sering lupa satu hal yang paling krusial: menikmati hidup saat ini. Kita terlalu fokus sama "nanti harus gimana" sampai lupa "sekarang mau ngapain". Menghadapi quarter life crisis itu benar-benar menguras energi, baik fisik maupun mental. Kamu berhak kok untuk istirahat dan bersenang-senang sejenak.
Self-care atau merawat diri itu penting. Nggak perlu yang mahal atau ribet karena healing terbaik itu terkadang bentuknya sederhana. Bisa jadi dengan nonton film atau series favorit seharian penuh, main game yang seru sampai lupa waktu, atau sekadar dengerin musik yang bikin hati adem. Ini bukan berarti kamu lari dari masalah. Anggap saja ini seperti mengisi bensin supaya kamu lebih kuat buat menghadapinya lagi nanti.
Memberi diri sendiri hadiah kecil atau mencari hiburan itu adalah investasi untuk kesehatan mentalmu. Jangan pernah merasa bersalah untuk mengambil jeda. Kamu perlu itu untuk tetap waras dan menemukan kembali semangatmu yang mungkin sempat hilang.
Ngomongin soal healing dan cari hiburan, sekarang semuanya bisa lebih gampang dan pastinya lebih hemat. Kamu nggak perlu keluar banyak uang untuk bikin diri sendiri senang. Banyak banget cara buat refreshing otak tanpa harus bikin kantong bolong di akhir bulan.
Kalau kamu butuh nonton film, langganan platform streaming, atau beli voucher game untuk mabar seru, kamu bisa memanfaatkan diskon dan cashback terbaik. Coba cek promo Entertainment di DOKU.Promo. Mengambil jeda dan menghibur diri sendiri itu adalah langkah penting untuk bisa melewati masa sulit ini.
Ingatlah bahwa melewati quarter life crisis memerlukan dukungan dari berbagai sisi. DOKU.Promo hadir untuk memastikan semua kebutuhanmu, mulai dari mencari tips bermanfaat hingga menemukan promo dari merchant favorit, dapat membuat hidupmu sedikit lebih ringan. Jangan ragu explore DOKU.Promo untuk inspirasi di setiap fase hidup!
Share Menghadapi Quarter Life Crisis: Kamu Nggak Sendirian, Kok!

Mau liburan ke luar negeri anti-ribet? QRIS Cross Border bikin traveling makin mudah, tinggal scan QR di luar negeri tanpa ribet tukar uang asing!

Intip estimasi biaya liburan hemat ke Thailand dengan itinerary, tips bawa uang seperlunya, dan kemudahan transaksi lewat QRIS Cross-Border.

Zaman semakin canggih, tren transaksi digital makin digemari! Temukan tren transaksi digital di Indonesia yang bikin cara bayar makin cepat dan mudah.

Bulan Ramadan sebentar lagi! Cek jadwal libur puasa dan Lebaran 2026, plus ide promo Ramadan & cara pembayaran digital yang aman dan praktis.

Mau belanja online tapi ragu-ragu? Ketahui cara menjaga keamanan transaksi digital agar belanja dan pembayaran tetap aman untuk menghindari penipuan!
Promo
#GENIT
Perusahaan
Bantuan
Promo
#GENIT
Perusahaan
Bantuan