Home / Mau Punya PC Tapi Nggak Bisa Rakitnya? Ini Cara Rakit PC Beserta Budgetnya

Mau Punya PC Tapi Nggak Bisa Rakitnya? Ini Cara Rakit PC Beserta Budgetnya

February 3, 2026Blog

Mau Punya PC Tapi Nggak Bisa Rakitnya? Ini Cara Rakit PC Beserta Budgetnya

Buat Sobat DOKU yang pengen cobain game keluaran terbaru, tapi device kurang mumpuni, mungkin ide cara merakit PC cocok untuk kamu. Rakit PC gaming memudahkan kamu bisa memainkan game keluaran terbaru atau menggunakan aplikasi editing maupun kerja dengan spek lebih compatible dan sesuai budget.

Budget minimal untuk rakit PC bervariasi tergantung kebutuhan, misalnya untuk browsing, Office, dan nonton, kamu bisa menghabiskan dana sekitar Rp3-4 jutaan dengan memanfaatkan integrated graphics. Untuk PC entry-level gaming untuk bermain game ringan, budget umumnya di kisaran Rp5-7 jutaan dengan VGA terpisah, sedangkan untuk performa lebih stabil seperti gaming 1080p, budget yang dihabiskan mungkin mencapai Rp10 jutaan atau lebih. Semakin rendah budget yang dimiliki, tentunya performa PC rakitan akan lebih terbatas ya, Sob. Yuk, langsung simak cara rakit PC gaming dan kebutuhan lainnya di sini!

Persiapan dan Pertimbangan Sebelum Merakit PC

Sebelum mulai merakit, langkah krusial yang harus dilakukan adalah menentukan tujuan penggunaan. Apakah PC tersebut akan Sobat DOKU gunakan untuk aktivitas harian, produktivitas kerja, editing ringan, atau gaming berat?

Penentuan skala prioritas ini sangat penting biar alokasi budget-mu tetap realistis. Dengan mengetahui kebutuhan sejak awal, kamu bisa mendapatkan performa maksimal tanpa harus membuang uang untuk komponen yang sebenarnya nggak diperlukan.

Kisaran Budget Rakit PC dari Paling Ringan hingga Spek Dewa

Kisaran Budget Rakit PC dari Paling Hemat hingga Gaming – DOKU.Promo

Secara garis besar, performa PC yang kamu dapatkan sangat bergantung pada alokasi dana. Berikut adalah klasifikasinya:

  • Rp4–6 Jutaan (Entry-Level): Menggunakan RAM 8 GB, sudah sangat mumpuni untuk browsing, kerja kantoran, dan streaming. Untuk gaming, lancar menjalankan judul populer seperti Dota 2, Valorant, atau CS2 pada pengaturan medium.
  • Rp7–9 Jutaan (Mid-Range): Dengan RAM 16 GB, spek ini cocok untuk multitasking berat, editing video ringan, hingga melibas game AAA di pengaturan medium.
  • Rp10 Jutaan ke Atas (High-End/Spek Dewa): Fokus pada performa tanpa kompromi. Menggunakan komponen terbaru, GPU dedicated kelas atas, dan RAM 16–32 GB. Sangat ideal untuk rendering 3D, konten kreator profesional, hingga gaming berat di resolusi 4K dengan frame rate tinggi.

Pastikan kamu menyisihkan dana tambahan sekitar Rp1–2 juta untuk periferal seperti monitor, keyboard, mouse, dan lisensi OS biar nggak memotong anggaran komponen inti.

Untuk mempermudah perencanaan, Sobat DOKU bisa gunakan website simulasi rakit PC untuk membantu kamu mengecek kompatibilitas antarkomponen sekaligus memantau estimasi harga terbaru secara akurat.

Cara Merakit Komputer Sendiri untuk Pemula

Tahukah kamu bahwa PC saat ini bukan hanya digunakan untuk bekerja, tetapi juga bisa dipakai untuk bermain game? Apalagi di zaman modern saat ini di mana game memerlukan PC dengan spesifikasi tinggi, pasti Sobat DOKU tertarik untuk merakitnya sendiri sesuai kebutuhan dan budget. 

Banyak orang belum memahami dengan benar mengenai cara merakit PC dan komponen yang diperlukan. Merakit PC tanpa panduan yang benar akan menghasilkan PC yang kurang berkualitas. Berikut cara rakit PC sendiri untuk pemula:

1. Siapkan Komponen

Siapkan Komponen Rakit PC - DOKU.Promo

Sebelum merakit PC, ada beberapa komponen komputer yang harus disiapkan misalnya, case, mainboard/motherboard, power supply, CPU, RAM, drive, cooler/cooling device, kabel PSU, GPU (kartu grafis untuk visual, hingga storage (SSD/HDD).

Prosesor seperti AMD Ryzen 5 5500 atau Intel Core i5-12400F sudah cukup untuk bermain game esports. Prosesor ini memiliki performa multi-core yang mumpuni dan cocok untuk multitasking ringan dengan harga di kisaran Rp 2 jutaan. Kartu grafis seperti NVIDIA GeForce RTX 3050 atau AMD Radeon RX 6600 bisa digunakan untuk menjalankan game populer seperti Valorant atau Dota 2.

Kamu bisa menggunakan RAM kapasitas 8 GB atau 16 GB RAM DDR5 untuk performa lebih baik. Untuk storage, kamu bisa memilih kapasitas 500 GB berbasis NVMe yang ideal untuk gaming. Sedangkan motherboard chipset B550 bisa dipilih untuk memaksimalkan kecepatan SSD NVMe. Gunakan casing dan cooler seperti ATX atau mATX untuk mendukung pemasangan kipas dengan ruang cukup untuk GPU.

2. Pasang Prosesor

Langkah pertama dalam merakit PC adalah dengan memasang CPU ke motherboard sebelum masuk ke dalam casing. Proses ini memerlukan ketelitian pada kecocokan Pin 1 dan penggunaan thermal paste agar suhu tetap terjaga. Langkahnya adalah dengan membuka tuas, menyelaraskan posisi lekukan, menguncinya kembali, dan memasang kipas di atas prosesor.

3. Pasang RAM

Langkah berikutnya adalah memasang modul memori pada slot yang tersedia. Dalam memasangnya, pastikan lekukan pada RAM sesuai dengan sekat di slot motherboard untuk menghindari kerusakan fisik. Langkahnya adalah membuka kunci slot lalu menekan RAM hingga terdengar bunyi “klik” untuk mengunci. 

4. Pasang PSU (Power Supply Unit)

Setelah RAM terpasang, kamu bisa melanjutkan dengan penyiapan sumber daya utama di dalam casing. Kamu bisa memasang PSU lebih awal di bagian belakang casing untuk memudahkan pengaturan kabel jika semua komponen telah terpasang. Langkahnya adalah pasang unitnya, kencangkan sekrupnya, dan merapikan kabel konektor.

5. Pasang Motherboard ke Dalam Casing

Pasang Motherboard ke Dalam Casing - DOKU.Promo

Langkah selanjutnya, satukan mainboard/motherboard dengan bodi komputer. Sebelum memasang, pastikan untuk mengecek buku petunjuk motherboard agar terhindar dari kesalahan pemasangan kabel panel depan (front panel). Langkahnya adalah hubungkan kabel IDE, port serial/parallel (untuk tipe lama), serta menyambungkan kabel tombol power, reset, dan indikator lampu.

6. Konfigurasi Media Penyimpanan (SSD/HDD)

Selanjutnya, pasang perangkat penyimpanan data. Pengaturan jumper (Master/Secondary) jika menggunakan kabel IDE. Cara jumper adalah dengan menghubungkan langsung bagian kabel plus (+) dengan kabel min (-) pada connector dengan menggunakan media yang bisa mengalirkan listrik. Langkahnya, pasang SSD/HDD pada casing, kunci menggunakan sekrup, dan hubungkan kabel data ke motherboard. 

7. Penambahan Card Adapter (GPU/Sound Card)

Untuk memasang komponen tambahan berupa grafis dan suara, kamu bisa menambahkan card adapter. Pastikan komponen ini terpasang tegak lurus pada slot ekspansi dan dikunci dengan sekrup agar tidak goyang. Langkahnya, masukkan kartu ke slot yang sesuai, lalu tekan hingga terkunci sempurna.

8. Rapikan Kabel dan Atur BIOS

Sobat DOKU, tahap akhir adalah pengecekan sebelum komputer bisa digunakan. Lakukan manajemen kabel dan sirkulasi udara yang baik dan masuk ke dalam sistem BIOS untuk mengatur boot sequence. Langkahnya adalah merapikan kabel, menyalakan PC, melakukan setup BIOS, dan mulai instalasi Sistem Operasi melalui media bootable

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Merakit PC Sendiri

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Merakit PC Sendiri – DOKU.Promo

Meskipun terlihat rumit, merakit PC sendiri untuk pemula bisa dilakukan dengan mudah jika kamu memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Lebih Murah Rakit PC (Paketan) atau Beli Komponen Terpisah (Nyicil)?

Jika Sobat DOKU ingin menghemat lebih banyak biaya, rakit PC bisa menjadi solusi terbaik. Namun, Sobat DOKU wajib memperhatikan komponennya juga, ya! Jangan lupa juga untuk mengecek kredibilitas toko sebelum berkonsultasi untuk merakit PC sendiri. 

  • Apakah PC Rakitan Bisa Di-upgrade

Bisa banget! Inilah keunggulan utama PC rakitan. Kamu bisa menambah RAM atau mengganti kartu grafis kapan saja saat budget sudah tersedia. Tapi, sebelum memutuskan untuk merakit PC, pastikan untuk mencocokkan komponen-komponennya agar bisa di-upgrade di kemudian hari, ya!

  • Berapa Lama Umur PC Rakitan? 

Dengan perawatan rutin seperti membersihkan debu dan ganti thermal paste, PC rakitan bisa bertahan hingga 3-5 tahun sebelum mulai terasa lambat untuk aplikasi terbaru.

  • Apakah Rakit PC Aman untuk Pemula?

Sangat aman selama kamu mengikuti buku manual komponen dan nggak memaksakan pemasangan kabel yang nggak pas. Pastikan kamu memilih toko tepercaya untuk konsultasi terkait komponen yang sesuai dengan kebutuhan dan budget. Selain itu, jangan lupa buat cek panduan dan cara merakit PC gaming yang tepat dari sumber kredibel, biar komputermu nggak konslet!

Dukung Hobi Gaming-mu dengan Promo Top Up Games!

Dukung Hobi Gaming Bersama DOKU.Promo - DOKU.Promo

Sobat DOKU, dalam merakit PC, pastikan untuk memperhatikan komponen (hardware) sesuai dengan kebutuhan dan budget. Pantau harga komponen secara rutin dan persiapkan budget cadangan karena harga komponen dapat mengalami kenaikan maupun penurunan seiring waktu. 

Kamu bisa menggunakan tools atau situs simulasi rakit PC untuk mengetahui kisaran budget sebelum merakit PC biar nggak over budgeting. Kamu nggak perlu merakit PC spek “dewa” untuk bermain beberapa games. Karena ada beberapa daftar game PC offline gratis yang nggak memakan storage dan RAM yang besar.

Apapun spek yang kamu pilih nanti, pastikan kamu mencoba game online gratis di PC yang seru biar bisa langsung merasakan pengalaman bermain yang maksimal.

Kunjungi halaman Promo Top Up Games dan Promo CEBAN di DOKU.Promo untuk mendukung hobi gaming-mu. Jangan lewatkan juga promo hari ini untuk bisa langsung pakai promonya sekarang di DOKU.Promo, tempatnya DOKU kasih promo!

Share Mau Punya PC Tapi Nggak Bisa Rakitnya? Ini Cara Rakit PC Beserta Budgetnya

Artikel Terkait

#PastiAdaGebrakan

...
DOKU - PT Nusa Satu Inti Artha
Artha Graha Building 11th Floor Sudirman Central Business District Jl Jend Sudirman Kav 52-53 Jakarta 12190, Indonesia
DOKUPROMO
Tempatnya DOKU Kasih Promo, Giveaway, Webinar