Home / Persiapan Masa Pensiun: Strategi Jitu Biar Tua Sejahtera
June 24, 2024 • Blog
Ngomongin soal persiapan masa pensiun rasanya kok masih jauh banget, ya? Apalagi kalau kita masih di usia 20-an atau 30-an. Rasanya masih sibuk ngurusin cicilan, kerjaan, atau planning liburan. Tapi, percaya deh, impian pensiun dini dan hidup santai di hari tua itu nggak akan terwujud kalau nggak disiapkan dari sekarang.
Ini bukan soal nakut-nakutin, tapi soal realita. Persiapan masa pensiun yang matang itu adalah hadiah terbaik yang bisa kita kasih buat diri kita sendiri di masa depan. Kita semua pasti mau kan, menikmati hidup tanpa pusing mikirin kerjaan lagi? Prosesnya memang maraton, bukan lari cepat, tapi sangat mungkin dilakukan.
Langkah pertama yang sering banget kita lewati adalah nanya ke diri sendiri. Kita mau pensiun ngapain? Ini penting banget, lho. Apa kamu mau menghabiskan waktu lebih banyak sama keluarga? Atau punya impian keliling dunia? Mungkin juga kamu pengen fokus ngejar hobi yang selama ini nggak kesampaian, kayak berkebun atau buka bisnis kopi kecil-kecilan.
Motivasi ini yang bakal jadi "bensin" kamu buat disiplin nabung. Kalau tujuannya sudah jelas, langkah berikutnya jadi lebih gampang. Coba tentukan, kira-kira di usia berapa kamu mau "gantung sepatu"?
Setelah tahu kapan dan kenapa, baru kita bisa mulai hitung-hitungan. Berapa sih biaya hidup yang kamu butuhkan nanti? Jangan cuma hitung kebutuhan rutin, tapi masukkan juga biaya liburan, kesehatan, dan "senang-senang" lainnya. Dari situlah kita bisa lihat seberapa besar gunung yang harus kita daki.
Ini dia intinya. Mimpi setinggi langit pun nggak akan jadi kenyataan tanpa rencana keuangan yang solid. Persiapan masa pensiun itu 80% soal uang. Pertama dan utama, bikin anggaran bulanan yang beneran kamu patuhi. Tahu ke mana aja perginya uangmu itu adalah game changer.
Mulai sisihkan uang buat nabung dan investasi secara konsisten. Ingat ya, konsisten. Lebih baik nabung Rp500.000 sebulan tapi rutin selama 20 tahun, daripada Rp5.000.000 tapi cuma sekali. Jangan lupa siapkan dana darurat dulu sebelum mulai investasi yang macem-macem. Ini jaring pengamanmu kalau ada apa-apa.
Investasi jangka panjang itu wajib. Jangan taruh semua telur di satu keranjang. Pelajari instrumen yang ada, entah itu saham, reksa dana, atau properti, sesuaikan dengan profil risikomu. Nggak perlu jadi ahli, yang penting paham dasarnya. Uangmu harus ikut "bekerja" buat kamu, bukan kamu terus yang bekerja cari uang.
Dengar kata "hemat" rasanya kok ngeri ya? Kayak hidup harus sengsara dan nggak boleh seneng-seneng. Padahal, bukan itu maksudnya. Hemat di sini artinya sadar penuh saat mengeluarkan uang. Kita belajar membedakan mana "kebutuhan" dan mana "keinginan" yang sering nyamar jadi kebutuhan.
Coba deh, kurangi pengeluaran yang nggak penting. Ganti ngopi di kafe tiap hari jadi bawa kopi dari rumah, misalnya. Disiplin keuangan ini sebenarnya melatih mental kita. Kita fokus pada tujuan jangka panjang (pensiun sejahtera), bukan kesenangan sesaat. Ini bukan berarti nggak boleh liburan. Boleh banget! Tapi mungkin pilih liburan yang lebih hemat atau manfaatkan promo.
Banyak yang fokus ngumpulin uang sampai lupa kalau persiapan masa pensiun itu nggak cuma soal finansial. Apa gunanya punya banyak uang kalau pas pensiun kita sakit-sakitan? Jaga kesehatan fisik dari sekarang itu investasi yang nggak kalah penting. Rajin olahraga ringan dan makan benar itu kuncinya.
Kebugaran mental juga harus disiapkan. Banyak lho, orang yang stres setelah pensiun karena merasa nggak ada kerjaan dan nggak "berguna" lagi. Makanya, dari sekarang, kita harus punya hobi atau keterampilan baru di luar pekerjaan utama.
Coba belajar hal baru yang kamu suka. Bisa jadi dari hobi itu, malah jadi sumber penghasilan tambahan pas pensiun nanti.
Selain itu, jaga terus hubungan baik dengan teman dan keluarga. Komunitas sosial ini yang bakal bikin kita tetap waras dan happy di hari tua.
Pada akhirnya, persiapan masa pensiun adalah maraton, bukan lari sprint. Ini adalah proses panjang yang butuh komitmen. Tapi, semua usaha itu bakal sepadan saat kita bisa menikmati hasilnya nanti. Kita bisa hidup tenang, nggak jadi beban buat anak cucu, dan benar-benar menikmati hidup.
Memulai disiplin finansial itu memang tantangannya di awal. Kita harus pintar-pintar ngatur cash flow bulanan kita. Salah satu pos pengeluaran terbesar yang nggak bisa kita hindari adalah tagihan rutin.
Nah, biar ngatur-nya makin gampang dan mungkin bisa dapat untung, kamu harus pintar cari celah. Jangan sampai pengeluaran rutin bikin boncos! Biar bayar-bayar kewajiban bulananmu jadi lebih ringan dan nggak bikin pusing, coba deh intip Promo Tagihan di DOKU.Promo. Siapa tahu kamu bisa dapat cashback atau diskon lumayan buat bayar listrik, air, atau BPJS. Lumayan kan, selisihnya bisa masuk tabungan pensiun!
Dan pastikan kamu selalu cek DOKU.Promo setiap hari! Di sana, kamu bisa temukan semua penawaran terbaik untuk segala kebutuhanmu, biar tetep bisa hemat sambil nabung buat masa depan yang sejahtera!
Share Persiapan Masa Pensiun: Strategi Jitu Biar Tua Sejahtera

Mau liburan ke luar negeri anti-ribet? QRIS Cross Border bikin traveling makin mudah, tinggal scan QR di luar negeri tanpa ribet tukar uang asing!

Intip estimasi biaya liburan hemat ke Thailand dengan itinerary, tips bawa uang seperlunya, dan kemudahan transaksi lewat QRIS Cross-Border.

Zaman semakin canggih, tren transaksi digital makin digemari! Temukan tren transaksi digital di Indonesia yang bikin cara bayar makin cepat dan mudah.

Bulan Ramadan sebentar lagi! Cek jadwal libur puasa dan Lebaran 2026, plus ide promo Ramadan & cara pembayaran digital yang aman dan praktis.

Mau belanja online tapi ragu-ragu? Ketahui cara menjaga keamanan transaksi digital agar belanja dan pembayaran tetap aman untuk menghindari penipuan!
Promo
#GENIT
Perusahaan
Bantuan
Promo
#GENIT
Perusahaan
Bantuan