Home / Kumpulan Bahasa Gaul Gen Z Terbaru dan Artinya, Biar Nggak Kudet!

Kumpulan Bahasa Gaul Gen Z Terbaru dan Artinya, Biar Nggak Kudet!

October 19, 2026 • Blog

Kumpulan Bahasa Gaul Gen Z Terbaru dan Artinya, Biar Nggak Kudet!

Pernah membaca komentar di TikTok atau Instagram yang isinya delulu, rizz, slay, sampai no cap, tetapi masih bingung maksudnya apa? Tenang, kamu nggak sendirian! Bahasa gaul Gen Z memang punya banyak istilah unik yang terkadang bikin orang bingung.

Menariknya, bahasa gaul bukan sekadar kumpulan kata kekinian. Istilah-istilah ini bisa menjadi cara untuk mengekspresikan perasaan, memberikan pujian, menyindir secara halus, sampai menunjukkan reaksi terhadap suatu kejadian.

Baca juga: Pakai Promo Setiap Hari Bisa Bikin Kantong Berseri

Apa Itu Bahasa Gaul Gen Z?

Bahasa gaul Gen Z adalah ragam bahasa informal yang banyak digunakan anak muda terutama di media sosial. Istilahnya bisa berasal dari bahasa Inggris, singkatan, plesetan bahasa Indonesia, budaya populer, hingga tren yang viral di internet.

Salah satu ciri khasnya adalah penggunaan kata-kata singkat yang bisa menyampaikan banyak makna. Contohnya, seseorang cukup menulis slay untuk memuji penampilan teman atau mengatakan relate ketika merasa mengalami hal yang sama dengan sebuah cerita.

Bahasa Gaul Gen Z yang Populer dan Artinya

Ada banyak istilah bahasa gaul yang sering muncul di komentar, video pendek, dan obrolan daring. Berikut beberapa istilah yang perlu kamu kenali.

  1. Delulu: Berasal dari delusional, biasanya menggambarkan seseorang yang terlalu berkhayal atau punya harapan yang belum tentu realistis. Contoh: “Dia baru like story-ku, aku udah mikir bakal nikah. Delulu banget!”

  2. Rizz: Kemampuan menarik perhatian atau memikat orang lain, terutama dalam konteks romantis. Contoh: “Cara dia flirting natural banget, rizz-nya tinggi.”

  3. Slay: Ungkapan pujian untuk seseorang yang tampil keren atau berhasil melakukan sesuatu dengan sangat baik. Contoh: “Outfit kamu hari ini slay banget!”

  4. No cap: Artinya jujur, serius, atau nggak bohong. Contoh: “Makanan di tempat itu enak banget, no cap.”

  5. Ate: Pujian untuk seseorang yang melakukan sesuatu dengan sangat baik. Contoh: “Makeup kamu ate banget!”

  6. Mid: Sesuatu yang dianggap biasa saja atau kurang istimewa. Contoh: “Film-nya viral, tapi menurutku mid.”

  7. Sus: Singkatan dari suspicious, artinya mencurigakan atau terasa aneh. Contoh: “Alasannya berubah terus, sus banget.”

  8. Cringe: Perasaan malu, canggung, atau risih melihat sesuatu yang dianggap berlebihan. Contoh: “Aku cringe lihat video lama sendiri.”

  9. Lowkey: Menggambarkan sesuatu yang dirasakan diam-diam atau nggak ingin terlalu ditunjukkan. Contoh: “Lowkey aku kangen masa sekolah.”

  10. Highkey: Kebalikan dari lowkey, yaitu sesuatu yang dirasakan atau diakui secara terang-terangan. Contoh: “Highkey aku pengin liburan sekarang.”

  11. Slay era: Masa ketika seseorang merasa percaya diri atau sedang menikmati versi terbaik dirinya. Contoh: “Kayaknya aku lagi masuk slay era.”

  12. It's giving: Ungkapan untuk menggambarkan kesan atau vibe tertentu. Contoh: “Outfit kamu, it's giving anak old money.”

  13. Bussin: Istilah untuk sesuatu yang terasa sangat enak atau sangat bagus, terutama makanan. Contoh: “Ayam gorengnya bussin!”

  14. Bet: Ungkapan persetujuan yang berarti oke, sip, atau setuju. Contoh: “Ketemu jam tujuh?” “Bet!”

  15. Fire: Menggambarkan sesuatu yang keren, menarik, atau berkualitas. Contoh: “Lagu barunya fire banget.”

  16. Real: Digunakan untuk menunjukkan bahwa sesuatu terasa benar atau sangat relate. Contoh: “Gajian baru lewat tiga hari udah tipis.” “Real.”

  17. Ate and left no crumbs: Pujian ketika seseorang melakukan sesuatu dengan sempurna, seolah nggak ada celah untuk dikritik. Contoh: “Penampilan dia di panggung ate and left no crumbs.”

  18. Aura: Kesan, pesona, atau energi yang dipancarkan seseorang. Contoh: “Dia masuk ruangan aja auranya beda.”

  19. Main character: Sebutan untuk seseorang yang terlihat percaya diri atau memperlakukan hidupnya seperti cerita dengan dirinya sebagai tokoh utama. Contoh: “Jalan sore sambil dengerin lagu favorit, main character moment.”

  20. NPC: Berasal dari istilah non-player character dalam gim. Di internet, kata ini dipakai sebagai candaan untuk orang yang dianggap bertingkah monoton atau seperti mengikuti pola yang sama terus-menerus.

Singkatan Bahasa Gaul Gen Z yang Sering Dipakai di Chat

Selain istilah populer, banyak bahasa gaul Gen Z berbentuk singkatan. Penggunaannya membuat percakapan lebih ringkas, terutama saat chatting dengan teman.

  1. POV (Point of View): Sudut pandang atau situasi tertentu. Contoh: “POV: besok libur, tapi tugas belum selesai.”

  2. IYKYK (If You Know, You Know): Digunakan ketika suatu hal hanya dipahami oleh orang yang mengetahui konteksnya. Contoh: “Momen pulang sekolah pas hujan, IYKYK.”

  3. FOMO (Fear of Missing Out): Perasaan takut ketinggalan tren atau pengalaman seru. Contoh: “Ikut beli karena FOMO lihat semua orang punya.”

  4. YOLO (You Only Live Once): Pengingat bahwa hidup hanya sekali, sering dipakai untuk membenarkan pengalaman spontan. Contoh: “Gas liburan, YOLO!”

  5. FR (For Real): Berarti serius atau benar-benar. Contoh: “Kamu pindah kota bulan depan, FR?”

  6. NGL (Not Gonna Lie): Berarti jujur saja atau nggak bohong. Contoh: “NGL, aku lebih suka versi sebelumnya.”

  7. IMO (In My Opinion): Singkatan untuk menyampaikan pendapat pribadi. Contoh: “IMO, warna biru lebih cocok.”

  8. RN (Right Now): Artinya sekarang atau saat ini. Contoh: “Lagi sibuk banget RN.”

  9. TBH (To Be Honest): Berarti sejujurnya. Contoh: “TBH, aku agak kecewa sama ending-nya.”

  10. TMI (Too Much Information): Informasi yang terlalu pribadi atau detail. Contoh: “Oke, itu TMI banget, bestie.”

  11. IDK (I Don't Know): Artinya aku nggak tahu. Contoh: “IDK harus jawab apa.”

  12. IDC (I Don't Care): Berarti aku nggak peduli. Contoh: “IDC orang mau komentar apa.”

  13. BTW (By The Way): Artinya ngomong-ngomong. Contoh: “BTW, kamu udah makan?”

  14. BRB (Be Right Back): Berarti akan segera kembali. Contoh: “BRB, mau ambil minum.”

  15. GTG (Got to Go): Artinya harus pergi atau mengakhiri percakapan. Contoh: “GTG, nanti lanjut lagi.”

  16. WYD (What You Doing?): Pertanyaan informal tentang apa yang sedang dilakukan seseorang. Contoh: “WYD malam ini?”

  17. OMW (On My Way): Artinya sedang dalam perjalanan. Contoh: “OMW, tunggu sebentar.”

  18. DM (Direct Message): Pesan pribadi di media sosial. Contoh: “Detailnya aku kirim lewat DM.”

  19. PO (Pre-Order): Pemesanan produk sebelum tersedia atau sebelum dikirim. Contoh: “Sepatunya masih PO, ya.”

  20. IRL (In Real Life): Berarti di kehidupan nyata, bukan hanya di internet. Contoh: “Ternyata dia lebih pendiam IRL.”

Bahasa Gaul Gen Z Indonesia yang Sering Muncul di Medsos

Nggak semua bahasa gaul Gen Z berasal dari bahasa Inggris. Banyak juga istilah lokal yang sudah lama digunakan atau berkembang lagi lewat media sosial Indonesia.

  1. Mager: Singkatan dari malas gerak. Contoh: “Mager banget keluar rumah hari ini.”

  2. Gabut: Merasa bosan atau nggak punya kegiatan. Contoh: “Lagi gabut, ada rekomendasi film?”

  3. Bucin: Singkatan dari budak cinta, biasanya untuk orang yang terlalu mengutamakan pasangan. Contoh: “Baru jadian udah bucin parah.”

  4. Salting: Singkatan dari salah tingkah, biasanya karena malu atau gugup. Contoh: “Dipuji sedikit langsung salting.”

  5. Gaje: Singkatan dari nggak jelas. Contoh: “Obrolan grup ini makin gaje.”

  6. Cegil: Singkatan dari cewek gila, sering dipakai sebagai candaan untuk perilaku yang dianggap nekat atau berlebihan dalam urusan cinta. Konteksnya perlu diperhatikan karena bisa terdengar merendahkan.

  7. Jamet: Istilah slang yang sering dipakai untuk menyindir gaya penampilan tertentu. Penggunaannya bisa menyinggung, jadi sebaiknya nggak asal ditujukan kepada orang lain.

  8. Rungkad: Berarti tumbang, hancur, atau mengalami kerugian besar. Contoh: “Belanja akhir bulan bikin dompet rungkad.”

  9. Spill: Meminta seseorang membagikan informasi atau cerita. Contoh: “Spill tempat makannya dong!”

  10. Bestie: Sapaan untuk teman dekat, tetapi juga sering dipakai secara santai kepada orang lain di internet. Contoh: “Bestie, kamu harus lihat ini!”

  11. Anjir: Ungkapan informal untuk menunjukkan kaget, kagum, atau kesal. Contoh: “Anjir, hasilnya bagus banget!”

  12. Ngab: Sapaan bercanda yang merupakan kebalikan dari kata “bang”. Contoh: “Santai dulu, ngab.”

  13. Santuy: Bentuk santai yang dibuat lebih playful. Contoh: “Santuy, deadline-nya masih besok.”

  14. Gercep: Singkatan dari gerak cepat. Contoh: “Promo-nya cuma hari ini, gercep!”

  15. Pansos: Singkatan dari panjat sosial, yaitu mencari perhatian atau popularitas dengan memanfaatkan orang atau kejadian tertentu. Contoh: “Jangan pansos dari masalah orang lain.”

  16. Flexing: Memamerkan barang, pencapaian, atau kekayaan. Contoh: “Isinya flexing barang baru terus.”

  17. Healing: Dalam percakapan sehari-hari, biasanya berarti mengambil waktu untuk menyegarkan diri atau melepas penat. Contoh: “Weekend ini mau healing ke pantai.”

  18. Valid: Ungkapan untuk menyetujui sesuatu atau menganggapnya benar dan masuk akal. Contoh: “Libur dua hari setelah minggu yang hectic? Valid.”

  19. Auto: Menggambarkan sesuatu yang terjadi secara langsung atau spontan. Contoh: “Dengar lagu itu auto nostalgia.”

  20. Kudet: Singkatan dari kurang update, biasanya untuk orang yang belum tahu informasi atau tren terbaru. Contoh: “Aku kudet banget soal drama itu.”

Bahasa Gaul Gen Z untuk Mengungkapkan Perasaan

Kadang, satu kata terasa lebih pas untuk menggambarkan emosi daripada penjelasan panjang. Berikut beberapa istilah yang sering digunakan saat membahas perasaan, hubungan, atau pengalaman sehari-hari.

  1. Galau: Perasaan bingung, sedih, atau bimbang. Contoh: “Galau mau lanjut atau berhenti.”

  2. Overthinking: Terlalu banyak memikirkan sesuatu sampai sulit merasa tenang. Contoh: “Chat-nya cuma dibalas ‘oke’, aku malah overthinking.”

  3. Baper: Singkatan dari bawa perasaan, yaitu terlalu terbawa emosi oleh perkataan atau tindakan orang lain. Contoh: “Jangan baper, dia memang ramah ke semua orang.”

  4. Ilfeel: Hilangnya rasa tertarik atau munculnya rasa tidak suka terhadap seseorang. Contoh: “Awalnya tertarik, tapi jadi ilfeel setelah tahu sikapnya.”

  5. Crush: Orang yang sedang disukai atau ditaksir. Contoh: “Crush-ku tiba-tiba ngajak ngobrol!”

  6. Ghosting: Menghilang dari komunikasi tanpa penjelasan, terutama dalam hubungan atau pendekatan romantis. Contoh: “Kemarin intens chat, sekarang malah ghosting.”

  7. Red flag: Tanda atau perilaku yang patut diwaspadai dalam seseorang atau hubungan. Contoh: “Dia selalu meremehkan orang lain, red flag banget.”

  8. Green flag: Sikap atau karakter positif yang membuat seseorang terasa aman dan bisa dipercaya. Contoh: “Dia menghargai batasan orang lain, green flag.”

  9. Situationship: Hubungan yang terasa lebih dari teman, tetapi belum punya status atau komitmen yang jelas. Contoh: “Udah jalan bareng berbulan-bulan, tapi masih situationship.”

  10. Soft launch: Memperkenalkan hubungan atau sesuatu secara samar tanpa menunjukkan detail lengkap. Contoh: “Upload foto dua gelas kopi bisa jadi soft launch.”

  11. Hard launch: Mengumumkan hubungan secara jelas dan terbuka. Contoh: “Akhirnya hard launch pacar di Instagram!”

  12. Delulu is the solulu: Ungkapan bercanda yang memelesetkan “delusional is the solution”, seolah berkhayal adalah solusi. Contoh: “Belum ditembak, tapi udah pilih nama anak. Delulu is the solulu.”

  13. Pick me: Sebutan untuk seseorang yang berusaha terlihat berbeda atau lebih unggul demi mendapat perhatian dan pengakuan. Contoh: “Nggak perlu menjatuhkan orang lain biar terlihat keren, nanti malah dianggap pick me.”

  14. JOMO (Joy of Missing Out): Perasaan nyaman ketika memilih tidak ikut tren atau acara dan menikmati waktu sendiri. Contoh: “Teman-teman nongkrong, aku di rumah baca buku. JOMO banget.”

  15. Touch grass: Ungkapan untuk menyarankan seseorang beristirahat dari internet dan kembali melakukan aktivitas di dunia nyata. Contoh: “Debat di komentar sampai pagi? Bestie, touch grass dulu.”

Baca juga: In This Economy, Harus Pintar Cari Promo Sana-Sini

Gen Z Bikin Komunikasi Makin Ekspresif, DOKU Bikin Kamu Makin Aktif

Kalo Gen Z bisa bikin komunikasi makin ekspresif, DOKU bisa bikin kamu makin aktif belanja tanpa perlu takut dompet jebol! Ada banyak promo menarik di doku.promo setiap harinya yang bisa digunakan kapanpun pada berbagai merchant. Jurus jitu makin hemat tanpa perlu uang tersendat, cek promonya sekarang!

Share Kumpulan Bahasa Gaul Gen Z Terbaru dan Artinya, Biar Nggak Kudet!

Artikel Terkait

#PastiAdaGebrakan

...
DOKU - PT Nusa Satu Inti Artha
Artha Graha Building 11th Floor Sudirman Central Business District Jl Jend Sudirman Kav 52-53 Jakarta 12190, Indonesia
DOKUPROMO
Tempatnya DOKU Kasih Promo, Giveaway, Webinar